Sabtu, 14 Maret 2015

Bentuk-Bentuk Galaksi

Bentuk-Bentuk Galaksi



Menurut morfologinya, galaksi dibagi menjadi tiga tipe, yaitu tipe galaksi spiral, elips, dan tak beraturan. Pembagian tipe ini berdasarkan bentuk atau penampakan galaksi-galaksi tersebut. Hasil pengamatan para astronom menunjukkan bahwa galaksi-galaksi yang terdapat di jagat raya ini terdiri atas 75% galaksi spiral, 20% galaksi elips, dan 5% galaksi tak beraturan. Walaupun begitu, galaksi elips diyakini merupakan tipe galaksi yang paling banyak terdapat di jagat raya ini. Berikut adalah bentuk-bentuk galaxy:

 
a. Elips
Penampakan galaksi ini terlihat seperti elips. Galaksi yang termasuk dalam tipe elips ini mulai dari galaksi yang berbentuk bundar sampai galaksi yang berbentuk bola pepat. Struktur galaksi tipe ini tidak terlihat dengan jelas. Galaksi elips sangat sedikit mengandung materi antarbintang dan anggotanya adalah bintang-bintang tua. Contoh galaksi tipe ini adalah galaksi M87, yaitu galaksi elips raksasa yang terdapat di Rasi Virgo.

 
b. Spiral
Bagian-bagian utama galaksi spiral adalah halo, bidang galaksi (termasuk lengan spiral) dan bulge (bagian pusat galaksi yang menonjol). Anggota galaksi spiral terdiri atas bintang-bintang tua dan muda. Bintang-bintang tua terdapat pada kumpulan bintangbintang yang berjumlah ratusan dan berbentuk bola (gugus bola). Bintang-bintang muda terdapat di lengan spiral galaksi yang berada di bidang galaksi. Galaksi spiral berotasi dengan cepat sehingga membuat galaksi ini memipih dan membentuk bidang galaksi. Contoh dari galaksi tipe ini adalah galaksi Andromeda dan galaksi Bimasakti. Di galaksi Bimasakti inilah Bumi sebagai bagian dari sistem Tata Surya berada.

 
c. Tak Beraturan
Galaksi ini tidak memiliki bentuk khusus. Anggota dari galaksi tipe ini terdiri atas bintang-bintang tua dan muda. Contoh dari galaksi tipe ini adalah Awan Magellan Besar dan Awan Magellan Kecil, dua buah galaksi tetangga terdekat Bimasakti, yang hanya berjarak sekitar 180.000 tahun cahaya dari Bimasakti. Galaksi tak beraturan ini banyak mengandung materi antarbintang yang terdiri atas gas dan debu-debu.
 
 
Galaksi (Pengertian, Bentuk, & Ciri) | www.zonasiswa.com
Bentuk-bentuk Galaksi

Macam-Macam Galaksi

Macam-Macam Galaksi


Dalam jagat raya ini, terdapat begitu banyak galaksi. Ada beberapa galaksi di antaranya telah dikenal dengan baik, misalnya galaksi Andromeda, galaksi Magellan, galaksi Ursa Mayor, galaksi jauh, galaksi Black Eye dan galaksi kita yitu galaksi Bimasakti.
 
 
a. Galaksi Bimasakti
Galaksi Bimasakti ditemukan pada 18 Juli 1783, oleh seorang astronom Inggris William Hershel. Galaksi BImasakti terdiri dari 400 milyar bintang, dengan garis tengah sekitar 130.000 tahun cahaya (1 tahun cahaya sama dengan 9.500 milyar kilometer). Galaksi Bimasakti merupakan rumah bagi matahari kita beserta planet-planet yang mengelilinginya. 
 
 
b. Galaksi Magellan
Galaksi Magellan adalah galaksi yang paling dekat dengan galaksi Bimasakti. Jaraknya kurang lebih 150.000 tahun cahaya dan berada di belahan langit selatan. Galaksi ini memiliki bentuk tak beraturan. 
 
 
c. Galaksi Ursa Mayor
Galaksi Ursa Mayor berjarak 10.000.000 tahun cahaya dari galaksi Bimasakti. Galaksi ini mempunyai bentuk elips dan rapat. 
 
 
d. Galaksi Andromeda
Galaksi ANdromeda dikategorikan sebagai galaksi raksasa karena memiliki diameter sekitar 200 ribu tahun cahaya atau dua kali lebih besar dari galaksi Bimasakti. Andromeda memiliki massa 300 sampai 400 biliun kali masa matahari. Bentuknya yang bulat khas dan ukurannya yang besar membuat galaksi ini mudah diamati dengan menggunakan teleskop sederhana. Galaksi Andromeda berjarak 2,5 tahun cahaya dari galaksi Bimasakti. 
 
 
e. Galaksi Jauh
Galaksi ini terletak lebi dari 10.000.000 tahun cahaya dari galaksi Bimasakti, dan termasuk galaksi jauh. Contoh galaksi jauh lainnya yaitu galaksi Silvery, Triangulum, dan Whipool. 
 
 
f. Galaksi Black Eye
Pada tahun 1781 seorang astronom Prancis, Charles Messier menemukan sebuah galaksi dengan sifat yang aneh yaitu memiliki cincin kabut dan berwarna gelap. Cincin kabut tersebut mengelilingi intinya yang terang benerang, karena tampak seperti mata manusia, Messier memberi nama galaksi tersebut Black Eye. Galaksi ini termasuk galaksi spiral dengan lengannya seperti belalai yang menujulur dari inti yang terang. Jarak galaksi Black Eye dari Bimasakti sekitar 17 juta tahun cahaya.

Fungsi Hati

Fungsi Hati

1. Menawarkan racun
Fungsi utama dari hati adalah menawarkan racun yang masuk ke dalam tubuh. Racun tersebut bisa berasal dari makanan, minuman, atau pun obat-obatan. Proses metabolisme di dalam tubuh akan menghasilkan asam laktat yang dapat merugikan, namun hati akan mengubahnya menjadi glikogen yaitu sejenis karbohidrat yang dapat digunakan sebagai sumber energi yang disimpan di dalam otot.
Metabolisme protein juga akan menghasilkan zat sisa berupa amonia yang berbahaya bagi tubuh, namun hati akan mengubahnya menjadi urea dan dikeluarkan bersama urine.
2. Metabolisme karbohidrat
Glukosa dan monosakarida lain seperti fruktosa dan galaktosa akan diubah menjadi glikogen. Glikogen adalah karbohidrat yang terbentuk dari ratusan unit glukosa yang terikat bersama.

Penyimpanan karbohidrat dalam bentuk glikogen mempunyai keuntungan:
  • Cepat dipecah untuk menghasilkan energi
  • Produksi energinya tinggi
  • Tidak bocor ke dalam sel dan tidak mengganggu kandungan cairan intrasel

Pengubahan bentuk karbohidrat ini memerlukan bantuan dua hormon yaitu insulin dan glukagon yang dihasilkan oleh pankreas. Saat kadar glukosa dalam darah naik maka insulin akan dilepaskan untuk mengubah glukosa menjadi glikogen dan disimpan di hati dan jaringan otot. Saat kadar glukosa di dalam darah turun, maka glukagon akan dilepaskan untuk memecah glikogen yang disimpan menjadi glukosa dan kemudian akan dimetabolisme untuk menghasilkan energi.
3. Metabolisme protein
Beberapa asam amino diubah menjadi glukosa melalui proses glukoneogenesis. Asam amino yang tidak dibutuhkan oleh tubuh kemudian diubah menjadi urea dan asam urat yang dikeluarkan dari sel hati ke dalam darah untuk diekskresi oleh ginjal dan dibuang melalui urine.


4. Metabolisme lemak
Ketika lemak dibutuhkan oleh tubuh, lemak akan diambil keluar dari tempat penyimpanannya di dalam tubuh, lalu diangkut melalui darah menuju ke hati dan dipecah menjadi asam lemak dan gliserol.
5. Sintesis kolesterol dan protein plasma
Hati dapat mensintesis kolesterol dan steroid serta produk protein plasma seperti fibrinogen, protrombin, dan sebagian besar globulin 


6. Penyimpanan berbagai zat
Hati adalah tempat penyimpanan glikogen, lemak, vitamin A, B12, D, dan K, serta zat besi.
7. Tempat pembentukan dan pembongkaran sel darah merah
Dalam 6 bulan kehidupan janin, hati menghasilkan sel darah merah, baru kemudian produksi sel darah merah ini secara berangsur-angsur diambil alih oleh sumsum tulang. Pada saat darah melewati hati, sekitar 3 juta sel darah merah dihancurkan setiap detik, dan hasil penghancurannya masih ada zat yang akan digunakan untuk membentuk sel darah merah yang baru.
8. Menghasilkan zat yang melarutkan lemak
Hati menghasilkan sekitar 0.5 – 1 liter cairan empedu setiap hari. Cairan empedu inilah yang akan melarutkan lemak yang terdapat di dalam usus.

Fungsi Karbohidrat

Fungsi Karbohidrat


·         Karbohidrat memiliki beberapa peran penting dalam tubuh manusia,antara lain adalah
  • ·  Sebagai sumber energi utama.Pada beberapa organ tubuh utama,seperti otak,lensa mata dan sel saraf,sumber energi yang diperlukan adalah glukosa,dan tidak dapat digantikan oleh sumber energi lainnya.Dalam proses respirasi,setiap 1 gram glukosa akan menghasilkan 4,1 kalori,
 
  • ·   Berperan penting dalam proses metanolisme,menjaga keseimbangan asam dan basa dalam tubuh, dan pembentuk struktur sel,jaringan,serta organ tubuh,
 
  • ·     Membantu proses pencernaan makanan dalam prose pencernaan,
 
  • ·     Membantu penyerapan kalsium,
 
  • ·     Merupakan pembentuk senyawa lainnya,misalnya sebagai asam lemak sebagai penyusun lemak dan asam amino sebagai penyusun protein.
 
  • ·     Sebagai komponen penyusun gen dalam inti sel yang amat penting dalam pewarisan sifat.Gen terdiri dari asam deoksiribunukleat (DNA) dan asam ribonukleat (RNA) yang merupakan karbohidrat beratom C lima.
 
  • ·  Merupakan senyawa yang membantu proses berlangsungnya buang air besar.selulosa merupakan polisakarida yang sulit dicerna,tetapi keberadaannya dala sisa pencernaan dapat mencegah konstipasi(sembelit)

Penyakit Pada Sistem Peredaran Darah

Penyakit pada Sistem Peredaran Darah

1. Leukemia/ Kanker Darah
Penderita leukemia memiliki kelainan pada pembentukan sel darah putih yang melonjak tajam melebihi normal sehingga mulai menyerang sel-sel sekitarnya, contohnya sel darah merah.

2. Anemia
Anemia adalah keadaan di mana hemoglobin yang terkandung dalam sel darah merah mengalami penurunan jumlah dibandingkan dengan keadaan normal, sehingga pengikatan oksigen akan menjadi berkurang pula. Imbasnya yaitu sel-sel di seluruh tubuh tidak dapat melakukan metabolisme secara sempurna yang menyebabkan penderita anemia akan kelihatan lemas, pucat, dan kurang bersemangat. Anemia dapat disebabkan oleh kehilangan darah yang banyak akibat kecelakaan, operasi besar, dan melahirkan. Juga dapat disebabkan oleh kurangnya konsumsi zat besi dan asam folat serta vitamin B2.
3. Hemofili
Penyakit ini ditandai dengan perdarahan sukar membeku. Hemofili adalah “warisan yang tidak diinginkan” karena penyakit ini adalah penyakit genetik, artinya jika orang tuanya memiliki gen carier untuk penyakit ini, maka kemungkinan besar anaknya akan mengalami hemofili.
4. Hipertensi
Hipertensi dikenal di masyarakat awam adalah penyakit darah tinggi yang ditandai dengan kenaikan tekanan darah di atas normal. Tekanan darah normal orang dewasa berkisar 120/80 mmHg, artinya sistoliknya 120 mmHg dan diastoliknya 80 mmHg.
5. Hipotensi
Hipotensi adalah kebalikan dari hipertensi, yaitu tekanan darah yang berada di bawah normal. Bisa disebabkan akibat kehilangan darah yang banyak akibat kecelakaan berat, maupun akibat dehidrasi yaitu keadaan tubuh yang kekurangan cairan.
6. Varises
Varises adalah keadaan dimana pembuluh balik (vena) mengalami pelebaran. Penyebabnya adalah akibat darah yang tertahan. Biasanya varises ditemukan di bagian kaki atau betis karena pengaruh gravitasi. Penyakit ini sering dialami oleh orang yang terlalu lama berdiri ataupun wanita yang sedang hamil.



7. Sklerosis
Sklerosis adalah pengerasan atau pengapuran pada pembuluh arteri yang disebabkan oleh endapan lemak atau kalsium. Penyakit ini banyak ditemukan pada orang obesitas dan atau orang lansia.   
8. Penyakit Jantung Koroner

Penyakit ini disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah yang memasok oksigen ke otot jantung yang menyebabkan aliran darah tidak lancar mengalir ataupun dapat tersumbat sepenuhnya sehingga darah tidak dapat mengalir untuk memberi makan jantung. Bagian jantung yang tidak mendapat pasokan oksigen akan mati sehingga akan menyebabkan kelainan dari fungsi jantung hingga kematian.

Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan

Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan


Matahari adalah bola raksasa yang terbentuk dari gas hidrogen dan helium. Matahari menjelajahi alam semesta bersama planet, Bulan dan benda langit lainnya. Matahari sangat besar- 100 kali lebih besar daripada Bumi.
Gerhana matahari terjadi ketika posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Walaupun Bulan lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer

Gerhana matahari dibagi 3:
  • Gerhana matahari total

Gerhana matahari total terjadi apabila piringan Matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan Bulan. Saat itu, piringan Bulan sama besar atau lebih besar dari piringan Matahari. Ukuran piringan Matahari dan piringan Bulan sendiri berubah-ubah tergantung pada masing-masing jarak Bumi-Bulan dan Bumi-Matahari.

  • Gerhana Matahari Sebagian

Gerhana sebagian terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Pada gerhana ini, selalu ada bagian dari piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan.

  • Gerhana Matahari Cincin

Gerhana cincin terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana jenis ini terjadi bila ukuran piringan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari. Sehingga ketika piringan Bulan berada di depan piringan Matahari, tidak seluruh piringan Matahari akan tertutup oleh piringan Bulan. Bagian piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan, berada di sekeliling piringan Bulan dan terlihat seperti cincin yang bercahaya.


Bulan adalah satu-satunya satelit alami Bumi, dan merupakan satelit alami terbesar ke-5 di Tata Surya. Bulan tidak mempunyai sumber cahaya sendiri dan cahaya Bulan sebenarnya berasal dari pantulan cahaya Matahari.
Gerhana bulan terjadi saat sebagian atau keseluruhan penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi. Itu terjadi bila bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi.

Satelit Planet Mars

Satelit Planet Mars


Phobos & Deimos

Phobos dan Deimos adalah dua bulan (satelit) milik planet Mars.
Kedua objek ini merupakan salah satu bulan terkecil di tata surya, dengan diameter Phobos sekira 22,2 km dan Deimos 12,6 km.

Phobos mengorbit sangat dekat dengan permukaan Mars dengan jarak hanya 6000 km. Jarak ini menjadikan Phobos sebagai bulan yang mengorbit paling dekat dengan planet induknya di tata surya.
Phobos mengorbit Mars setiap 7,5 jam. Sebagai perbandingan, Stasiun Luar Angkasa Internasional mengorbit bumi setiap 1,5 jam.
Dari permukaan Mars, pada satu titik dalam perjalanan orbitnya, Phobos tampak menutupi (transit) matahari hingga sekitar 20%.
Deimos, berukuran lebih kecil dari Phobos, secara signifikan mengorbit lebih jauh pada jarak 23.460 km di atas permukaan Mars.
Itu sebab, saat melintasi matahari, Deimos hanya tampak seperti titik kecil yang tidak signifikan.

Kedua peristiwa transit tersebut telah diamati oleh wahana penjelajah di permukaan Mars.
Phobos dan Deimos tidak berukuran cukup besar untuk berada dalam kesetimbangan hidrostatik, sehingga membuat bentuknya tidak tampak bulat.
Phobos memiliki bentuk tidak teratur yang membuat gravitasi di permukaannya bervariasi hingga rentang 450%.
Meski demikian, gravitasi Phobos tetaplah kecil. Hanya diperlukan kecepatan 11 m/s untuk terlepas dari gravitasinya.
Ini membuat seseorang yang mengendarai mobil kemudian menaiki semua undakan bisa terlepas dari gravitasi Phobos.
Permukaan Phobos memiliki alur aneh dan kawah besar bernama Stickney, nama yang diambil dari istri penemu kawah tersebut, Asaf Hall, seorang astronom kepala di US Naval Observatory pada akhir abad ke-19.
Mendeteksi bulan Mars membutuhkan teleskop 66-cm atau yang terbesar di dunia pada saat itu.
Gambar resolusi tertinggi dari Phobos dan Deimos saat ini diambil oleh Mars Global Surveyor, yang masuk ke orbit Mars pada tahun 1997.
Sayangnya, kontak dengan wahana ruang angkasa ini hilang pada tahun 2006.